Melahirkan lebih memilih ditolong oleh dukun daripada Bidan !!!

Mamuju. Pengenalan program KB bagi ibu-ibu yang memiliki anak baduta dan balita. Tema ini kami pilih karena sebagian besar PUS (Pasangan Usia Subur) di desa Kabuloang memiliki jumlah anak 4 dan 5 bahkan ada yang 6 dengan jarak yg cukup dekat.

Pemahaman masyarakat tentang program KB masih sangat rendah apalagi Bidan pustu belum ada yang terlatih.  Masih banyak ibu hamil yg melahirkan lebih memilih ditolong oleh dukun yang terpercaya daripada Bidan, bahkan fasilitas layanan melahirkan di dukun dianggap lebih nyaman.

Dari hasil konseling dan tanya jawab kami kepad ibu-ibu di desa Kabuloang bahwa kebutuhan mereka adalah tidak ingin anak lagi dan sebagian ingin anak ditunda namun rasa takut dan khawatir tentang penggunaan alat kontrasepsi yang membuat mereka akhirnya terpaksa untuk hamil lagi.